Sakit Hati, Darma Bobol Konter HP Mantan Bos

Tim Buser Naga berhasil menangkap pelaku pembobolan sebuah konter HP di Jalan KH. Abdurrahman Siddik Kelurahan Rawa Bangun Kecamatan Taman Sari Kota Pangkalpinang.
Tim Buser Naga berhasil menangkap pelaku pembobolan sebuah konter HP di Jalan KH. Abdurrahman Siddik Kelurahan Rawa Bangun Kecamatan Taman Sari Kota Pangkalpinang.

Mengaku kesal dan sakit hati dengan mantan bosnya, seorang pemuda bernama Firmanda Sahputra alis Darma (19), nekat membobol konter handphone di tempat dia pernah bekerja.


Pemuda asal Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat itu menggasak sejumlah barang berharga di dalam konter seperti satu unit Handphone merk Realmi tipe RMX3690 warna hitam yang berisikan saldo dompet digital Dana sebesar Rp4,8 juta, uang tunai Rp5,8 juta, voucher pulsa dan kuota internet berbagai operator, dua buah headphone, dua buah power bank merk Robot dan satu buah speaker bluetooth merk JBL.

Atas ulahnya itu, kini pelaku pun harus mendekam dibalik jeruji sel Polresta Pangkalpinang. Bahkan pelaku diamankan bersama rekannya Ahmad Munandar (20) yang turut membantu tindak pidana pencurian tersebut. 

Keduanya ditangkap pada Jumat (1/12/2023) sekira pukul 16.00 WIB di kontrakannya di kawasan Kelurahan Sumberjo Kecamatan Rejosari Kota Pangkalpinang. 

"Kedua pelaku sudah kita amankan, yang mana keduanya adalah warga Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat," ungkap Kasat Reskrim Polresta Pangkalpinang, Kompol Evry Susanto, Minggu (3/12/2023). 

Evry menerangkan, peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Jumat (1/12/2023) sekira pukul 08.00 WIB di Konter PGK Cell yang berada di Jalan KH. Abdurrahman Siddik Kelurahan Rawa Bangun Kecamatan Taman Sari Kota Pangkalpinang.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian materil kurang lebih Rp25 juta dan melaporkan ke Polresta pangkalpinang untuk ditindak lanjuti.

"Setelah menerima laporan itu, Tim Buser Naga langsung melakukan penyelidikan dan alhamdulillah tak butuh lama kedua pelaku berhasil diamankan," beber Evry. 

Dikatakan Evry, berdasarkan pengakuan pelaku Darma saat diinterogasi, aksi pencurian tersebut dipicu lantaran merasa kesal dengan mantan bosnya dikarenakan ada beberapa masalah. 

Kemudian, lanjutnya, pelaku pun mengajak rekannya Ahmad untuk melakukan pencurian dikonter milik mantan bosnya tersebut, yang mana pelaku mengetahui letak kunci konter disimpan.

Setelah sampai dilokaso, kata dia, 

Pelaku langsung mengambil kunci konter tersebut dan langsung masuk kedalam konter, sedangkan rekannya Ahmad menunggu di samping konter.

"Setelah berhasil masuk, pelaku langsung mengambil sejumlah barang berharga termasuk uang tunai dengan total sekitar Rp25 juta. Setelah itu, pelaku yang menggunkaan satu unit sepeda motor merk yamaha NMAX langsung meletakan barang hasil curian tersebut didalam jok motor tersebut dan langsung meninggalkan tempat kejadian," kata Evry. 

Selanjutnya, ditambahkan Evry, pelaku Dharma membayar lunas cicilan handphonenya merk Iphone 11 warna hitam sebesar Rp7,5 juta dengan menggunakan uang tunai Rp5 juta dan Rp2,5 juta dari saldo dompet Dana, sehingga saldo dana tersebut masih tersisa Rp2,1 juta. 

"Sedangkan untuk sisa beberapa barang curian tersebut disimpan oleh pelaku di kontrakannya," tutup Evry. 

Selain tersangka, turut pula diamankan barang bukti lainnya berupa satu unit HP merk Realmi

 tipe RMX3690 warna hitam, sisa saldo dompet digital Dana Rp 2.138.841, satu unit HP merk Iphone warna hitam, voucher pulsa dan kuota internet macam-macam operator, dua buah headphone merk Sony dan JBL, satu buah speaker bluetooth merk JBL, satu unit sepeda motor merk Yamaha NMAX, satu helai celana bahan warna hitam, satu helai jaket hoodie warna hitam dan satu buah helm merk GM warna hitam.(GP)